Seni
Selasa, 14 Januari 2014
Sajak Dari Sapardi Djoko Damono
Saya ambil puisi menawan karya sapardi djoko damono ini dari blog
http://blogpuisi2000.blogspot.com/2011/01/kumpulan-puisi-karya-sapardi-djoko.html
Catatan indah karya sang maestro
______________________________________________________
ANGIN, 3
"Seandainya aku bukan ......
Tapi kau angin!
Tapi kau harus tak letih-letihnya beringsut dari sudut ke sudut kamar,
menyusup celah-celah jendela, berkelebat di pundak bukit itu.
"Seandainya aku . . . ., ."
Tapi kau angin!
Nafasmu tersengal setelah sia-sia menyampaikan padaku
Tentang perselisihan antara cahaya matahari dan warna-warna bunga.
"Seandainya ......
Tapi kau angin!
Jangan menjerit:
semerbakmu memekakkanku.
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,1982
_______________________________________________________
BUNGA, 2
mawar itu tersirap dan hampir berkata
jangan ketika pemilik taman memetiknya hari ini;
tak ada alasan kenapa ia ingin berkata
jangan sebab toh wanita itu tak mengenal isaratnya,
tak ada alasan untuk memahami kenapa wanita yang selama ini rajin menyiraminya.
Dan selalu menatapnya dengan pandangan cinta itu
kini wajahnya anggun dan dingin,
Menanggalkan kelopaknya selembar demi selembar
Dan membiarkannya berjatuhan menjelma
pendar-pendar di permukaan kolam
Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,1982
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar