Seni
Selasa, 21 Januari 2014
Seorang Ratu
Selepas sholat ashar tadi,,
Aku tiba-tiba teringat kepada seseorang.
Seorang pria.
Dulu kami bertemu saat aku masih kelas satu SMA.
Hehe,,
Seorang pria yang memperlakukan aku seperti seorang ratu.
Hihihi...
Tertawa juga mengingatnya.
Dia tak pernah jadi seseorang yang dekat denganku.
Mungkin hanya satu dua kali bertemu.
Tapi disetiap pertemuan,,
Tak ada kata maupun tindakan yang tak membuatku merasa menjadi ratu.
Baik, lembut dan perhatian.
Namun tetap sangat sopan.
Walaupun saat itu aku masih dijaman jahiliyah (belum mengenakan hijab)
Namun hanya sebatas berjabat tangan interaksi kami.
Pria ini mempunyai selera humor yang bagus,
Pemuji dan semua hal yang baik.
Bahkan setelah aku menolak perasaan cintanya,,
Atau setelah aku tau bahwa dia berbohong tentang sebuah informasi.
Kami tetap baik-baik saja.
Entah sejak kapan komunikasi kami mulai hilang.
Dan aku tak pernah bertemu dengannya lagi.
Namun begitulah kebaikan,,
Tak pernah terlupakan.
_______________________________________
Kepada kamu yang sampai sekarang juga tak ku tahu namanya...
Hehe
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar