Seni

Seni

Selasa, 16 September 2014

Pahlawanku


Hari ini tadi disempet-sempetin buat puisi,
Lantaran request dari adek kesayangan.
Jadi bisa nge-post juga deh.
Kalo ada kesamaan kata-kata jangan marah yah, karna banyak lihat inspirasi dari internet juga.
Ini dia hasilnya
__________________________________________
Sosok Pahlawan,,
Tak perlu kau cari dalam buku sejarahmu,,
Atau dalam cetita dongeng dilemari bukumu.
Mereka terpampang nyata dikedua pelupuk matamu.

Teringat aku akan sosok yang tiada duanya di dunia,
Sosok yang selalu menjadi inspirasiku,
Selalu menjadi panutanku dalam menjalani hidupku,
Dialah Ibu,
Meski dalam usianya yang semakin meruncing,
Dengan eriput yang terus menggerogoti,
Namun dialah bara api yang berkobar yang hanya padam oleh perintah-Nya.

Ibu, 
Engkaulah telaga suci dengan air yang mengalir tanpa henti,
Untuk kami anak-anakmu.
Kecemasanmu, Ratapanmu dan setiap tetes kegelisahanmu
Adalah ayat yang menjadikan telapak kakimu sebagai syurga bagi anak-anakmu.

Cintanya bagaikan cucuran telaga zam-zam,
Luasnya proyeksi galaksi-galaksi-Nya,
Tingginya tahta samaa' ke tujuh,
Serta beningnya bias cahaya bintang yang tak pernah ada akhirnya.

Darah, daging dan air susunya semua menyatu dalam tubuh. 
Maka wajar jika ibu selalu mengkhawatirkanmu dan memaafkanmu,
Walaupun kau telah mendurhakainya.

Lafaz yang terlontar dari mulutnya memang bukan rayuan indah dari kekasihmu,
Titah darinya kadang tak seindah motivatormu,
Dan tatapannya tidaklah semanis nasehat sahabatmu.
Karena ia memang bukan meraka

Ia adalah ibu
Dan yakinlah bahwa tak ada seorangpun yang rela mati untukmu didunia ini.
Selain Ibu.

Ayah,,
Jikalau ibu adalah surga didalam hidupmu karena semua telaga kasihnya.
Maka ayah adalah sosok lautan mengartikan kebenaran kepadamu.

Ayah memang tak mengandungmu,
Tapi darahnya mengalir di darahmu 
Darinya kau warisi kedermawanan dan kerendahan hatinya.
Ayah memang tak melahirkanmu,
Tapi suaranyalah yang pertama mengantarkanmu pada Tauhid ketika lahir.
Ayah memang tak menyusuimu,
Tapi dari keringatnyalah tiap suapan yang menjadi air susumu.

Andai literan darah yang bercucuran dari tubuhmu Ketika membela keluargamu, 
Maka itu belum mampu untuk membayar keringat ayahmu yang bercucuran demi menghidupi keluargamu.

Ayah,,
Adalah guru terbaik yang mengajarkan tentang kehidupan kepadamu
Sosok pahlawan yang sesungguhnya dalam hidupmu.

Minggu, 17 Agustus 2014

Cinta


_____________________________________________________________
Cinta adalah sebuah kata yang bisa dibaca oleh Si Tuna Aksara,
Dilihat oleh Si Tuna Netra,
Didengar oleh Si Tuna Rungu,
Diucapkan oleh Si Tuna Wicara,
Dimengerti oleh Si Tuna Grahita
Dan Dimiliki oleh Si Tuna Wisma.
___________________________________________________

Munajad


Ada doa yang aku selipkan disetiap harapanku,
Semoga aku segera dipertemukan dengan Imamku.

Ada doa yang aku selipkan disetiap munajadku,
Semoga cara-cara terbaik yang mengiringi pertemuanku dengan imamku.

Tidak ada nama yang bisa kuselipkan disetiap keinginanku,
Hanya doa,
Hanya doa untuk menjodohkanku dengan Imam yang terbaik untukku.
_____________________________________________________

Senin, 17 Maret 2014

Lirik Lagu The Call


Hai...
Sudah pertengahan maret saja.

Lama sekali saya gak ngeblog ini.
Kangen saya jadinya.
Kali ini saya lagi jatuh cinta dengan soundtrack film Narnia 2 ini.
Lagu endingnya yang berjudul The Call dari Regina Spektor.
Lagunya bagus, maknanya bagus.
Apalagi kalo dihubungkan sama Perasaan antara Prince Caspian dan Susan.
Ah,, indahnya....

Ini dia lirik dan terjemahannya :
__________________________________________________________
It started out as a feeling
Semua ini bermula dari perasaan
Which then grew into a hope
Yang kemudian tumbuh menjadi harapan
Which then turned into a quiet thought
Yang lalu berubah menjadi pikiran tak terucap
Which then turned into a quiet word
Yang lalu berubah menjadi kata-kata tak terucap

And then that word grew louder and louder
Dan lalu kata-kata itu semakin keras
'Til it was a battle cry
Hingga menjadi tangisan
I'll come back
Aku kan kembali
When you call me
Saat kau memanggilku
No need to say goodbye
Tak perlu ucapkan selamat tinggal

Just because everything's changing
Hanya karena segalanya berubah
Doesn't mean it's never been this way before
Tak berarti semuanya tak pernah begini sebelumnya
All you can do is try to know who your friends are
Yang bisa kaulakukan adalah mencoba mengenal siapa teman-temanmu
As you head off to the war
Saat kau berangkat menuju perang

Pick a star on the dark horizon
Ambillah bintang di ufuk yang gelap
And follow the light
Dan ikutilah cahayanya
You'll come back when it's over
Kau kan kembali saatnya semuanya berakhir
No need to say goodbye
Tak perlu ucapkan selamat tinggal

You'll come back when it's over
Kau kan kembali saat semuanya berakhir
No need to say goodbye
Tak perlu ucapkan selamat tinggal

Now we're back to the beginning
Kini kita kembali ke permulaan
It's just a feeling and no one knows yet
Hanyalah perasaan dan tak ada yang tahu
But just because they can't feel it too
Tapi karena mereka tak bisa merasakannya
Doesn't mean that you have to forget
Tak berarti bahwa kau harus melupakan

Let your memories grow stronger and stronger
Biarkan kenanganmu semakin kuat
'Til they're before your eyes
Hingga semuanya ada di depan matamu
You'll come back
Kau kan kembali
When they call you
Saat mereka memanggilmu
No need to say goodbye
Tak perlu ucapkan selamat tinggal

You'll come back
Kau kan kembali
When they call you
Saat mereka memanggilmu
No need to say goodbye
Tak perlu ucapkan selamat tinggal

Jumat, 28 Februari 2014

Kutipan-Kutipan


Wah udah akhir bulan aja nih...
Sepi banget blog saya bulan ini.
Lagi banyak dateline sih, jadi gak sempet ngeblog.
Hehe
Jadi akhir bulan gini saya sempet-sempetin isi blog gak seberapa ini deh.
Gak ada Inspirasi sih,,
Jadi mau ambil kutipan ajah yah.
Ini dia kutipan dari Tere Liye.
Tere Liye again?
Hehe
Kutipan ini diambil dari novel manisnya yang berjudul.
"Sepotong Hati Yang Baru"
Saya belum pernah baca sih,,
_______________________________________
Cinta bukan sekedar memaafkan.

Cinta bukan sekedar soal menerima apa adanya.

Cinta adalah harga diri.

Cinta adalah rasionalitas sempurna.

Jika kau memahami cinta adalah perasaan irasional, sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasan, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga.

Kau dengan mudah membenarkan apapun yang terjadi di hati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan berpikir bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut.

Tidak lebih, tidak kurang.
______________________________________

Cinta dan Logika adalah dua hal yang berbeda.
______________________________________

Selasa, 11 Februari 2014

Sinopsis Novel Spidol Merah




Sinopsis Again....
Hehe,,,
Yaps, seperti dugaan semua orang.
Ini adalah sinopsis dari novel garapan saya yang masih belum selesai.
Hehe
Tapi lumayan lah buat bikin penasaran.
Novel ini berjudul Spidol Merah.
Aneh yah judulnya?
Beginilah sinopsinya :
__________________________________________________________

Kisah bermula dari Dira,,
Seorang anak SMA yang dikenal sebagai bad boy..
Ganteng, nakal, badung, playboy, pemalas dan broken home.
Dira udah satu tahun tidak naik kelas.
Harusnya ia sudah berkuliah tahun ini,
namun ia masih duduk dibangku kelas 3 SMA sekarang.
Ia terselamatkan dari drop out karena kepala sekolah SMA nya adalah sahabat Papanya.
Kalo disekolah lain, ia pasti sudah dikeluarkan dengan tidak hormat.
Karena kenakalan, kejahatan dan pemalasnya.

Lalu Nafa,,
Ia adalah seorang mahasiswi jurusan FKIP Matematika.
Yang sedang melaksanakan PKL di SMA Dira.
Nafa adalah seorang yatim piatu yang diangkat sebagai anak oleh sebuah keluarga.
Nafa adalah seorang gadis yang lembut, pendiam, sopan, cantik, smart dan hobi bikin kue.
Nafa cocok sekali menjadi seorang guru.

Kisahnya bersama Dira dimulai saat 
Nafa tak sengaja meninggalkan spidol merah kesayangannya di kelas tempat ia mengajar.
Dira yang menemukan spidol itu.
Dira sangat menyukai cara Nafa mengajar yang membuatnya tidak bosan dikelas.
Dira memulai usahanya untuk menaklukkan Guru PKL itu.
Beberapa hari kemudia, Nafa melihat Dira bermain-main dengan spidol merahnya miliknya.
Namun Dira mengaku bahwa spidol itu sudah habis isinya, 
Ia menawarkan diri untuk membelikan Nafa sebuah spidol yang baru.

Dengan berbagai trik playboy Dira, ia berusaha dekat dengan Nafa.
Beberapa kali Nafa menolak pernyataan cinta Dira.
Namun akhirnya mereka semakin dekat dan Dira jadi rajin belajar.
Saat itu Kepala sekolah melarang kedekatan antara Dira dan Nafa dengan alasan peraturan.
Dira marah dan sejak itu ia memulai aksi malas sekolahnya lagi.
Nafa berjanji akan membantu Dira belajar dirumah, asal ia mau berusaha.

Konflik pada cerita ini dimulai saat Dira akhirnya lulus SMA,
Dan berkuliah dikampus yang sama dengan Nafa.
Dira adalah Idola dikampus Nafa, namun Nafa tetap jadi idola dimata Dira.
Banyak mahasiswi yang patah hati karena ditolak oleh Dira.
Termasuk Mimi, sahabat Santi.
Santi sangat membenci Dira karena hal itu.
Dan Santi adalah putri dari kepala sekolah Dira si SMA,
Yang kemudian menjadi Ibu Tiri Dira.
Banyak pengorbanan yang dilakukan Nafa untuk Dira disini.

Puncak konflik dicerita ini adalah saat Nafa menjadi sangat mencintai Dira.
Namun Nafa telah dijodohkan oleh seorang laki-laki yang telah membiayai kuliahnya, Aldi.
Aldi adalah pria yang telah dijodohkan oleh keluarga Nafa semenjak Nafa masih SMA.
Itulah yang membuat Nafa selalu menolak Dira.
Dira mengetahui hal itu saat Nafa lulus kuliah.
Disitu mereka menyadari bahwa mereka 
Mungkin memang tak bisa bersatu.
_______________________________________
Satu kalimat dalam novel ini yang paling the best:
_______________________________________

"Yang mengatakan bahwa pernikahan itu adalah tentang komitmen dan bukan cinta harusnya laki-laki, bukan wanita. Karena wanita selalu ingin menikah dengan orang yang ia cintai."

Berwarna


Selamat siang,,
Tadi sekitar jam 11 an saya membaca puisi manis ini.
Dari Fanpage nya Mbak Asma Nadia.
https://www.facebook.com/AsmaNadia.Penulis?fref=ts
Ini dia puisi manisnya
__________________________________________

Cinta menurutku tak berwarna
Ia menjadi jingga sebagai mana kau memaknainya
Ia pun menjadi kuning, biru dan merah
Sebagaimana kau menginginkannya
Cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi
Tentang kejujuran dan keberanian
Tentang kemarahan dan kasih sayang
Cinta adalah lukisan yang unik dan tak terkatakan
Sebab ia menenggelamkan kita
Pada angan-angan dan mimpi yang abadi
Dan cintaku padamu
Adalah surga yang tak bisa kumasuki
Jika tanpamu
_________________________________________
Puisinya kayaknya lagi menunggu tujuannya
Hehe

Senin, 10 Februari 2014

Sinopsis Novel Lelaki Berhati Berlian




Selamat sore...
Baiklah, kembali kita bahas sinopsis yah.

Yang akan saya jadikan sinopsis kali adalah sebuah novel karya saya.
Dan masih sama dengan yang lalu-lalu,
Novel ini juga belum rampung (mana sih yang udah selesai?)
Hehe
Novel ini bertema cinta kepada Allah.
Novel religi pastinya.
Berikut Sinopsisnya :
______________________________________________________

Adalah Hafiz,,
Seorang laki-laki yatim piatu yang sejak kecil tinggal di sebuah pesantren.
Ia sudah dianggap sebagai anak laki-laki oleh Pak Kyai dan Bu Nyai pemilik pesantren.
Ia adalah seorang lelaki yang cerdas, tampan, baik, taat beribadah, sopan dan pekerja keras.
Sejak SMA ia sudah mulai bekerja paruh waktu disela-sela sekolah dan kegiatan di pesantrennya.
Setelah lulus SMA ia memutuskan untuk kuliah di universitas Islam mengambil jurusan Tarbiyah.
Ia juga memutuskan untuk kost disekitar kampusnya dan tidak lagi tinggal di lingkungan pesantren.
Sambil memulai usaha berjualan alat-alat perlengkapan ibadah.
Namun hafiz masih kerap mengikuti pengajian dipesantren.
Hafiz bertemu dengan seorang gadis bernama Siti Azha,,
Gadis cantik, berkelas, sholeha dan cerdas itu adalah putri dari Ustadz Mansyur.
Sahabat dari Pak Kyai pemilik pesantren.
Hafiz jatuh cinta pada Azha saat mereka berpapasan di depan pintu masuk Pesantren.
Hafiz menyatakan niatnya untuk melamar gadis itu kepada Pak Kyai.
Namun Ustadz Mansyur menolak lamaran Hafiz.
Karena Azha baru lulus Aliyah dan akan melajutkan kuliahnya ke Universitas Al Azhar Mesir.
Lagi pula Hafiz juga masih berkuliah dan belum memiliki penghasilan yang mencukupi.
Hafiz patah hati.

Lalu Kinanti,,
Ia adalah seorang mu'alaf yang baru dua tahun memeluk agama islam.
Ia  dan kakak laki-lakinya Kurniawan, mempelajari agama islam sejak SMA.
Dan mereka berdua memutuskan untuk memeluk agama islam ketika Kinanti lulus SMA.
Mereka berdua membawa ayah dan ibunya memeluk islam juga.
Mereka berdua sama-sama belajar dan mengejarkan islam kepada kedua orang tuanya.
Kinanti adalah seorang gadis yang cerdas, ceria, selalu penuh semangat dan sangat ramah Namun tidak secantik Azha.
Dan kadang sering bertindak bodoh karena keteledorannya dan sifat pelupanya.

Namun saat Kinanti menginjak semester 4, jurusan Ekonomi Syariah yang ia ambil dihapuskan dari kampusnya.
Hingga akhirnya Kinanti harus berpindah Universitas diluar kota karena ia tidak mau berpindah jurusan.
Kinanti berkuliah dikampus yang sama dengan Hafiz.
Kinanti jatuh cinta pada Hafiz sejak pertama ia melihat Hafiz.
Kebaikan hati serta sikap sopannya yang membuat Kinanti jatuh cinta.
Namun Kinanti hanya memendam perasaan itu dalam hatinya.
Ia merasa sama sekali tidak pantas untuk mencintai Hafiz.
Namun mereka kini telah menjadi sahabat.
Hafiz juga yang memperkenalkan Kinanti dengan Pak Kyai dan Bu Nyai.
Kinanti akhirnya tinggal dilingkungan pesantren.

Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai cara telah mebuat Kinanti dan Hafiz semakin dekat.
Hingga akhirnya Hafiz memutuskan untuk menikahi Kinanti.
Mereka melalui kehidupan rumah tangga dalam keadaan susah maupun senang.
Karena pada awal mereka menikah, toko tempat hafiz berjualan digusur.
Hingga diusia 3 tahun pernikahan mereka, mereka memilki 6 buah toko yang berada di 4 kota yang berbeda.
Namun mereka belum juga dikarunia seorang anak.

Tak ada yang berubah dari hubungan suami-istri Hafiz dan Kinanti,,
Namun tanpa mereka duga-duga.
Ustadz Mansyur dan keluarganya mendatangi rumah Hafiz dan Kinanti.
Ia meminta Hafiz untuk menikahi Azha anaknya, yang saat itu telah lulus kuliah.
Walaupun mereka tau Hafiz telah memiliki seorang istri.

Kisah kecintaan pada Allah dan kisah cinta sesama manusia mewarnai novel ini.
Begitu juga kesetiaan dan keindahan hati teruji disini.
Saya tak sabar ingin segera menyelesaikan novel ini.
_________________________________________________
Ini beberapa kata-kata yang ada pada novel tersebut :
_________________________________________________
" Pengetahuan saya sangat minim tentang akidah, bahkan saya tidak tau apa hukumnya ngobrol berdua di kedai gorengan ini bersama akhi?"
" Lupakan lah permintaan Pak Kyai dan Bu Nyai, jika itu membebani pikiran Akhi"
" Apapun keputusan mas, percayalah bahwa saya adalah istri yang akan selalu menuruti perintah mas"
" Kamu pasti menganggap bahwa aku adalah wanita yang jahat. Wanita yang tega melukai perasaan wanita lain hanya untuk kepentingannya sendiri".
" Walaupun sudah mengatakan kata ikhlas, tapi hati kadang berkhianat".

Jumat, 07 Februari 2014

Jatuh Cinta


Jatuh Cinta itu adalah perasaan yang sangat hebat.
Amazing dan diluar alur pemikiran normal biasa.
Ketika seorang manusia sedang jatuh cinta.
Maka sesuatu yang dicintainya itu yang selalu ia ingat.
Yang selalu hadir dipelupuk matanya.
Dan yang selalu bersarang didalam hatinya.

Ketika seseorang sedang jatuh cinta.
Ia selalu ingin berdekatan dengan sesuatu yang dicintainya.
Selalu ingin tampil sempurna dihadapan yang dicintainya.
Selalu melaksanakan apa yang dicintainya ucapkan.
Yang dicintai suka maka itulah yang ia sukai.
Yang dicintai benci maka itulah yang ia benci.
Mereka bisa menjadi sangat berbeda dari dia yang sebenarnya
Hebatkan jatuh cinta itu?

Lalu kenapa tak kita gunakan kehebatan jatuh cintai itu,
Untuk jatuh cinta pada Allah.
Selalu mengingat Allah.
Mendekatkan diri pada Allah.
Berusaha tampil sempurna dihadapan Allah.
Melaksanakan perintah Allah.
Menyukai yang Allah sukai.
Dan membenci apa yang Allah benci.
Hebat bukan kalau kita gunakan untuk mencintai Allah.

Mulailah membuka pikiran kita.
Bahwa :
Jatuh cinta pada Allah adalah segalanya dibandingkan jatuh cinta pada manusia.

Kota Pekanbaru

Kota Pekanbaru,,,
Ah,, Inilah kota yang paling aku cintai.
Aku Lahir, Tumbuh dan Berkembang.
Bahkan saya dewasa dikota ini.
Belum pernah saya beranjak dari kota datar ini.
Hanya selama beberapa hari saya berada dikota lain.
Dan sudah sangat merindukan kota ini.
Kenapa?
Karena saya hanya cocok dengan suhu di pekanbaru.

Hehe,,
________________________________________
Kota Pekanbaru adalah kota yang datar.
Sehingga tidak memiliki objek wisata alam yang indah.
Tidak ada pantai, gunung, laut, danau yang indah dan tidak ada kebun teh.
Namun sungguh ini adalah berkah bagi kota Pekanbaru.
Karena terhindar dari Bencana alam besar,,
Seperti gunung meletus ataupun Tsunami.
________________________________________
Ini lah kota pekanbaru,,
Kota yang sangat aku cintai.
________________________________________




Purna MTQ
Jembatan Siak
Kota Pekanbaru Di Malam Hari

Saya bisa saja ambil gambar tentang Kota Pekanbaru dari Google.
Tapi saya lebih suka yang bener-bener hand made dari orang yang saya kenal.
Dua dari 3 foto diatas adalah hasil karya teman saya : Rudi Fajrin Amin
Ini facebooknya :
https://www.facebook.com/rudyfajrinamin

Rabu, 05 Februari 2014

Sinopsi Novel Sebab Itu Adalah Impian




Kembali lagi saya membuat sinopsis untuk novel yang sedang saya garap.
Novel ini juga belum rampung, sama seperti novel Firman-Aditya.
Namun alur, tokoh, ending dan konflik sudah ada dalam khayalan saya.
Hehe

Berikut ini adalah sinopsis dari Novel Sebab Itu adalah Impian
______________________________________________________
Novel ini bercerita tentang sebuah impian.
Yang disertai dengan arti sebuah keluarga dan berbonus cerita cinta.
Perjuangan hidup dan mewujudkan impiannya lah menjadi power dari Novel ini.
Novel ini bercerita tentang kisah dua orang manusia (ini benang merahnya)
Yaitu Azila dan Yunan.

Azila adalah seorang gadis cantik, pintar, kaya, ramah, mencintai keluarga dan kesehatan.
Gadis ini adalah gadis yang sangat penuh semangat.
Jika saja kita bisa melihatnya, semangatnya berapi-api dan berkobar-kobar dimatanya.
Sejak SD ia ingin sekali menjadi seorang ilmuan dan Berkuliah di Hannover Univercity di Jerman.
Ia selalu mengatakan impiannya itu kepada semua orang yang ditemuinya.
(Dengan mata yang berkobar-kobar pastinya)
Azila adalah penyeimbang didalam keluarganya.
Azila tinggal bersama Papa dan Mamanya serta 2 orang adiknya.
Mereka bernama Amdani dan Alya.
Kalau tidak ada azila dirumahnya, maka tidak akan ada yang menyeimbangkan 
antara Kesibukan mereka dan Kebersamaan mereka.
Azila sangat dicintai oleh orang-orang disekitarnya.
Siapa yang tidak mencintai seorang gadis yang baik hati, rama, cantik, pintar, kayadan tidak sombong.
Mulai dari guru, teman-teman dan Kakak-kakak kelasnya semua menyukainya.
Ia adalah Idola disekolahnya. 
Namun ia tidak pernah tertarik untuk berpacaran, ia hanya fokus pada mimpinya.

Yunan adalah seorang anak laki-laki semata wayang keluarganya.
Ia adalah anak laki-laki yang tampan, berkaca mata, baik dan pendiam.
Ia tak pernah banyak berinteraksi dengan orang lain.
Sejak kecil ia dilarang oleh orang tuanya untuk berpikir terlalu keras,
Karena ia menderita penyakit otak Disleksi seperti Albert Einstein.
Namun sebenarnya ia adalah seorang anak yang jenius.

Azila yang mengetahui bahwa Yunan adalah seorang yang jenius,
Setengah mati berusaha agar Yunan bergabung dengannya disalam Klub Sains.
Namun Yunan tidak mau dan orang tua Yunan tidak pernah mengijinkan.
Tapi bukan Azila namanya kalo gampang menyerah.
Ia melakukan berbagai macam riset dan menjadi dokter pribadi untuk Yunan.
Akhirnya Yunan bergabung dengan Azila di dalam Klub Sains dan menginstal anak laki-laki itu dengan impiannya.
Dan kedua orang tua Yunan menyetujui ia belajar serius saat mereka melihat Yunan menjadi juara olimpiade Sains.

Tanpa Azila dan Yunan sadari, ternyata mereka saling mencintai.
Hal ini karena Yunan adalah satu-satunya orang yang paling pintar yang pernah dia kenal.
Dan Azila adalah satu-satunya orang yang menemukan mimpi untuknya.
Mereka berdua mendapat beasiswa untuk kuliah di Universita impian Azila, di Hannover.
Namun disaat hari kelulusan, Papa Azila jatuh stroke dan dirawat dirumah sakit.
Papa Azila jatuh sakit setelah mengetahui bahwa perusahannya bangkrut dan ia terlilit banyak hutang.
Hal inilah yang memaksa Azila mengubur impainnya.
Ia pindah keluar kota dan memperjuangkan hidup keluarganya.
Dan melupakan Yunan dan Impiannya.

Kisah perjuangan hidup dan impian mereka berdualah yang menjadi nyawa dari novel ini.
____________________________________________
Beberapa dialog dalam novel ini adalah :
" Kamu sejak kapan pengen kuliah dijerman ? " Tanya Yunan pada Azila
" Sejak SD, kamu sendiri sejak kapan pengen kuliah di jerman ? " Tanya Azila kembali
" Sejak Aku kenal Kamu."

" Lalu bagaimana dengan Impian kamu kuliah di Jerman zil? " Tanya Dokter Rian.
" Impian saya sekarang cuma satu dok, keluarga saya" 

Selasa, 04 Februari 2014

Semoga Bahagia


Beberapa hari saja tak nge-entry diblog rasanya kangen sekali.
Hehe
Well, kali ini saya mau post sesi curhat yah...
________________________________________________
Beberapa hari yang lalu,
Saya mendengar berita bahwa ada seseorang yang menikah.
Sudah bisa ditebak kan arahnya?
Seseorang itu adalah orang yang pernah saya suka dulu.
Waktu jaman awal-awal jadi mahasiswa.
Namanya juga abege, suka nya sama anak gaul juga.
Dia adalah seorang vokalis band.

Wuuiiihh,,,
Kalo inget gilanya dulu waktu nge-gebet dia.
Jadi ketawa sendiri.
Mulai dari cari-cari account facebooknya (yang ini biasa),
Ngestalking TL nya, Mantengin dia lagi online atau tidak.
Ngajakin chatting, SKSD, sampe ngejer semua konsernya.
Tau basecamenya, studio biasa dia latihan dan SKSD sama orang-orang terdekatnya.
Sampe relain datang ke acara dia dan bandnya manggung sendirian.
Karena gak ada nemenin.
Dan yang paling gila, ternya dia dan bandnya gak jadi manggung.
Hahaha...

Sebegitu berimannya pasti bisa dapetin dia.
Padahal udah jelas-jelas beda dunia.
Sampai akhirnya cuma bisa sahabatan sama adik angkatnya.

Super sekali...

Lama sekali tidak mendengar kabarnya,,
Karna memang sudah tidak tertarik lagi.
Dan mendengar dia menikah,,
Wah...
Lain sih rasanya, tapi ada yang tersadar dari diriku.
Untung dulu tak pernah jadian dengannya.
Karena ternyata sekarang dia menikah dengan orang lain.
Berarti bukan jodoh saya.
______________________________________________
Bersyukurnya saya.....
Semoga Dia bahagia yah,,
Dan Jadi Imam yang baik untuk keluarganya. :)

Jumat, 31 Januari 2014

Embun dan Perasaan


Saya ambil quote ini dari fanpage penulis favorit saya Tere Liye di :
https://www.facebook.com/darwistereliye?fref=ts
__________________________________
Kenapa embun itu indah, 
Karena butir airnya tidak menetes
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun 

Kenapa purnama itu elok,
Karena bulan balas menatap di angkasa
Sekali dia bergerak, tidak ada lagu purnama

Aduhai, mengapa sunset itu menakjubkan
Karena matahari menggelayut malas di kaki langit
Sekali dia melaju, hanya tersisa gelap dan debur ombak

Mengapa pagi itu menenteramkan dan dingin
Karena kabut mengambang di sekitar
Sekali dia menguap, tidak ada lagi pagi

Di dunia ini,
Duhai, ada banyak sekali momen-momen terbaik
Meski singkat, sekejap,
Yang jika belum terjadi langkah berikutnya
Maka dia akan selalu spesial
Sama dengan kehidupan kita, perasaan kita,

Menyimpan perasaan itu indah
Karena penuh misteri dan menduga
Sekali dia tersampaikan, tidak ada lagi menyimpan
Menunggu seseorang itu elok 
Karena kita terus berdiri setia
Sekali dia datang, tidak ada lagi menunggu

Bersabar itu sungguh menakjubkan
Karena kita terus berharap dan berdoa
Sekali masanya tiba, tiada lain kecuali jawaban dan kepastian

Sungguh tidak akan keliru bagi orang2 yang paham
Wahai, tahukah kita kenapa embun itu indah?
Karena butir airnya tidak menetes, 
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun.
Masa singkat yang begitu berharga.

Senin, 27 Januari 2014

Sinopsis Novel Badadari-Bidadari Surga


Bidadari-Bidadari Surga adalah Novel Karya Tere Liye.
Novel ini setebal 368 lembar, dan saya butuh waktu beberapa hari untuk menyelesaikannya.
Karena gak full time baca.
___________________________________________
Dalam epilog novel ini, Tere-Liye menulis:

"Dengarkanlah kabar gembira ini.
Wahai wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu,
tapi belum juga menikah (mungkin karena keterbatasan fisik, kesempatan, atau tidak pernah ‘terpilih’ di dunia yang amat keterlaluan mencintai materi dan tampilan wajah),
yakinlah, wanita-wanita shalehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah,
berbagi, berbuat baik, dan bersyukur, kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari surga.
Dan kabar baik itu pastilah benar. Bidadari surga parasnya cantik luar biasa."

(sebuah pemehaman yang sederhana dan luar biasa)
___________________________________________
Novel ini sangat berbeda.
Berbeda sekali dengan novel pada kebanyakan yang melulu bertema cinta.
Memang semua novel Tere Liye rata-rata begitu.
Selalu mengangkat tema keluarga, yang berbonus cerita cinta.
Bukan malah sebaliknya seperti kebanyakan.
___________________________________________
Novel ini mengisahkan cerita hidup luar biasa dari sebuah keluarga sederhana di Lembah Lahambai.
Adalah kak Laisa, tokoh utama di novel ini.
Ia adalah seorang wanita yang memiliki kekurangan fisik. Kulitnya Hitam, Badannya pendek (saat dewasa hanya setinggi dada adik-adiknya), gemuk, berambut gimbal dan bertubuh gempal.
Hal ini dikarenakan kecelakaan yang ia alami sewaktu bayi, ia jatuh kedalam baskom air dan hampir mati.
Ia jatuh kedalam baskom karena ayahnya yang mabuk lalai menjaganya, sementara Mamak pergi bekerja.
Hal ini menyebabkan pertumbuhan badannya terhambat. Dan rambut gimbal serta kulit hitam adalah keturunan dari ayahnya.
Ia mungkin tidak memiliki kecantikan fisik yang didambakan oleh setiap lelaki, tetapi ia memiliki kecantikan hati yang luar biasa yang mungkin sebetulnya lebih dibutuhkan oleh semua lelaki.
Ia rela putus sekolah saat kelas 4 SD agar adik-adiknya tetap bisa bersekolah. Ia lebih memilih bekerja dikebun membantu mamaknya.

Kak Laisa mempunyai Empat orang adik Laisa, 3 orang laki-laki dan 1 orang wnaita.
Empat adik Laisa tersebut bernama Dalimunte, Ika Nuri, Wibisana dan Yashinta.
Mereka memiliki wajah yang sangat tampan dan cantik, bahkan paling cantik dan tampan dikampungnya.
Selain cantik dan tampan mereka merupakan anak-anak yang jenius, cerdas, pemberani, kreatif, bertanggung jawab dan mandiri.

Dalimunte adalah adik paling besarnya. Ia sangat tampan dan cerdas.
Ia adalah satu-satunya adik Laisa yang paling rajin sekolah, sehingga Laisa tidak pernah memarahinya.
Setelah besar ia menjadi seorang profesor, semua itu berkat kincir air buatannya yang berhasil membuat pengairan di Lembah Lahambai.
Ia menjadi mempunyai keberanian untuk berbicara didepan umum karena kakaknya Laisa.

Yang kedua dan ketiga adalah Ika nuri dan Wibisana, Mereka berdua adalah kakak beradik yang hanya beda satu tahun.
Namun tampak seperti saudara kembar. Mereka berdua sangat kompak, terutama dalam kenakalan mereka.
Ikanuri dan Wibisana sangat sering dimarahi oleh kak laisa bahkan mamak karena kenakalan mereka.
Dan setelah dewasa mereka membangun bisnis bengkel mobil bersama. Itu adalah hobi mereka.

Dan yang terakhir adalah Yashinta, adik perempuan mereka yang paling disayang.
Karena Yashinta sangat manis dan baik hati. Yashinta tadinya sempat berpikir bahwa nasibnya akan sama dengan Laisa tidak bersekolah, karena ia anak perempuan.
Yashinta sangat menyukai dunia fauna, apalagi fauna langka karena sewaktu kecil ia diajak oleh kak Laisa untuk melihat anak berang-berang.
Dan setelah dewasa ia menjadi ahli di konservasi satwa liar.

Ke empat adiknya Dalimunte, wibisana, ikanuri dan yashinta begitu beruntung memiliki kakak sebaik, setangguh, sekuat kak laisa. Peran laisa untuk keempat adiknya sangatlah berarti, ketika mamak lainuri yang seorang janda yang ditinggal mati sang suami karena diterkam harimau di gunung kewalahan membiayai hidup dan sekolah anak-anaknya, laisa gadis gimbal dan gempal ini rela meninggalkan sekolahnya demi kelangsungan hidup dan biaya sekolah adik-adiknya walaupun pada awalnya mamak menolak kinginan laisa, tetapi aisa tetap memaksa biarlah laisa yang mengalah. Laisa sejak umur 12 tahun membantu mamak bekerja di ladang di tengah panas terik matahari yang membuat kulitnya semakin menghitam. Laisa adalah anak dari mantan suami mamak yang pergi meninggalkannya, walau begitu kasih sayang mamak terhadapnya sama seperti anak mamak lainnya, begitupun laisa menyangi mamak seperti ibu kandungannya sendiri dan menyayangi adik-adiknya seperti sadara kandung.

Kehidupan mereka membaik ketika ladang strawberry yang merukan tanaman uji coba kak Laisa berhasil. Setelah sebelumnya gagal karena keterbatasan pengetahuan Laisa, hal ini menyebabkan Dalimunte menunda satu tahun kesolahnya di SMP. Namun setelah itu, kehidupan mereka semakin membaik. Janji kehidupan yang lebih baik yang biasa kak Laisa katakan akhirnya datang.

Berat hati mereka ketika waktu untuk menikah datang, sedang Laisa dengan fisik yang tidak ‘sempurna’ belum juga menikah, dalimunte, ikanuri, wibisana dan yashinta keempatnya tidak enak hati untuk ‘melintas’ kak laisa. Berbagai cara mereka lakukan untuk mencarikan kak laisa jodoh. Namun yang mereka dapatkan hanyalah penolakan bahkan cacian.

Namun, semakin lama muncul sebuah pemahaman yang baik dari dalam diri Laisa yang memang sudah sangat baik.
Ia menerima bahwa akhirnya kehidupan tak hanya untuk menikah, namun ada yang lebih dari itu yaitu melihat dan merasakan kebahagiakan disekitarnya.
Sampai akhirnya diakhir usianya Laisa yang saat itu menderita kangker, Ia tak juga menemukan pasangan hidupnya. Dan ia tak bersedih hati karena Allah sudah memberikan kebahagiaan yang lebih dari itu.
Adik-adik yang sukses, Mamak yang sehat, Ladang strawberry ribuan hektar yang memajukan kampung dan jogoh bagi adik-adiknya.
Sesederhana itulah kebahagiaan.
________________________________________
Beberapa Kata-kata indah yang ada di Novel ini yaitu :

"Kau tidak perlu menunggu Kakak.... Sungguh. Sama sekali tidak perlu. Kelahiran, kematian,
jodoh semua sudah ditentukan. Masing-masing memiliki jadwal. Giliran—"  

"Buat apa kau memikirkan apa yang dipikirkan orang atas pernikahan kau. Buat apa kau
memikirkan apa yang dipikirkan orang atas Kakak-mu. Buat apa kau memikirkan
kekhawatiran, rasa cemas, yang sejatinya mungkin tidak pernah ada. Hanya perasanperasaan.
Lihatlah, Kakak baik-baik saja."

"Dali, tentu saja sekali dua datang. Sebenarnya dulu lebih sering datang. Tapi buat apa Kakak
membuang-buang waktu memikirkan tersebut. Hidup Kakak sudah amat indah tanpa perlu
memikirkan hal-hal itu. Melihat kalian tumbuh dewasa. Dengan segala kesempatan hebat. Itu
sudah amat membahagiakan Kakak. Melihat anak-anak lembah berkesempatan sekolah.
Kehidupan mereka yang lebih baik dengan perkebunan strawberry ini. Itu sudah lebih dari
cukup.
"Kau tahu, seperti yang Kakak bilang dulu, jodoh ada di tangan Allah. Mungkin dalam
urusan ini, Kakak tidak seberuntung dibandingkan dengan memiliki adik-adik yang hebat
seperti kalian.... Dulu memang mengganggu sekali mendengar pertanyaan tetangga, tatapan
mata itu, tetapi mereka melakukannya karena mereka peduli dengan kita. Satu dua
menyampaikan rasa peduli itu dengan cara yang tidak baik, namun itu bukan masalah. Kakak
tidak pernah merasa kesepian, Dali. Bagaimana mungkin Kakak akan kesepian dengan
kehidupan seindah ini.... Kau benar, aku juga sering memikirkan umur. Sekarang usiaku tiga
puluh empat tahun. Tapi apa yang Kakak harus lakukan? Itu semua ada di tangan Allah.
Yang lebih penting aku pikirkan, dengan sisa waktu yang mungkin tidak sedikit lagi, apakah
masih berkesempatan melakukan banyak hal di lembah ini, berkesempatan melihat kalian
melakukan hal-hal hebat di luar sana. Berkesempatan membuat Mamak dengan keseharian di
perkebunan...,"

" Dalimunte sudah terlanjur membanting pintu mobil. Dia tidak membenci kenalannya
tersebut secara personal. Tapi Dalimunte lebih membenci kenyataan bahwa: terkadang betapa
munafiknya manusia dalam urusan ini. Lihatlah, kenapa pula temannya tersebut mesti
berpura-pura ada jadwal acara mendadak, ceramah di manalah hari ini. Dalimunte membenci
ukuran-ukuran relatif yang ada di kepala orang ketika mencari jodoh. Sungguh jika ada yang
ingin menilai secara objektif, Kak Laisa masuk tiga dari empat kriteria utama yang
disebutkan Nabi dalam memilih jodoh."
________________________________________
Ini adalah Puisi dalam Novel ini :

Bagai parade sejuta kupu-kupu bersayap kaca.
Menerobos atap rumah, turun dari langit-langit kamar, lantas mengambang di atas
ranjang.
Lembut menjemput.
Kak Laisa tersenyum untuk selamanya. Kembali.
Senja itu, seorang bidadari sudah kembali di tempat terbaiknya
Bergabung dengan bidadari-bidadari surga lainnya.
_______________________________________