Seni

Seni

Senin, 10 Februari 2014

Sinopsis Novel Lelaki Berhati Berlian




Selamat sore...
Baiklah, kembali kita bahas sinopsis yah.

Yang akan saya jadikan sinopsis kali adalah sebuah novel karya saya.
Dan masih sama dengan yang lalu-lalu,
Novel ini juga belum rampung (mana sih yang udah selesai?)
Hehe
Novel ini bertema cinta kepada Allah.
Novel religi pastinya.
Berikut Sinopsisnya :
______________________________________________________

Adalah Hafiz,,
Seorang laki-laki yatim piatu yang sejak kecil tinggal di sebuah pesantren.
Ia sudah dianggap sebagai anak laki-laki oleh Pak Kyai dan Bu Nyai pemilik pesantren.
Ia adalah seorang lelaki yang cerdas, tampan, baik, taat beribadah, sopan dan pekerja keras.
Sejak SMA ia sudah mulai bekerja paruh waktu disela-sela sekolah dan kegiatan di pesantrennya.
Setelah lulus SMA ia memutuskan untuk kuliah di universitas Islam mengambil jurusan Tarbiyah.
Ia juga memutuskan untuk kost disekitar kampusnya dan tidak lagi tinggal di lingkungan pesantren.
Sambil memulai usaha berjualan alat-alat perlengkapan ibadah.
Namun hafiz masih kerap mengikuti pengajian dipesantren.
Hafiz bertemu dengan seorang gadis bernama Siti Azha,,
Gadis cantik, berkelas, sholeha dan cerdas itu adalah putri dari Ustadz Mansyur.
Sahabat dari Pak Kyai pemilik pesantren.
Hafiz jatuh cinta pada Azha saat mereka berpapasan di depan pintu masuk Pesantren.
Hafiz menyatakan niatnya untuk melamar gadis itu kepada Pak Kyai.
Namun Ustadz Mansyur menolak lamaran Hafiz.
Karena Azha baru lulus Aliyah dan akan melajutkan kuliahnya ke Universitas Al Azhar Mesir.
Lagi pula Hafiz juga masih berkuliah dan belum memiliki penghasilan yang mencukupi.
Hafiz patah hati.

Lalu Kinanti,,
Ia adalah seorang mu'alaf yang baru dua tahun memeluk agama islam.
Ia  dan kakak laki-lakinya Kurniawan, mempelajari agama islam sejak SMA.
Dan mereka berdua memutuskan untuk memeluk agama islam ketika Kinanti lulus SMA.
Mereka berdua membawa ayah dan ibunya memeluk islam juga.
Mereka berdua sama-sama belajar dan mengejarkan islam kepada kedua orang tuanya.
Kinanti adalah seorang gadis yang cerdas, ceria, selalu penuh semangat dan sangat ramah Namun tidak secantik Azha.
Dan kadang sering bertindak bodoh karena keteledorannya dan sifat pelupanya.

Namun saat Kinanti menginjak semester 4, jurusan Ekonomi Syariah yang ia ambil dihapuskan dari kampusnya.
Hingga akhirnya Kinanti harus berpindah Universitas diluar kota karena ia tidak mau berpindah jurusan.
Kinanti berkuliah dikampus yang sama dengan Hafiz.
Kinanti jatuh cinta pada Hafiz sejak pertama ia melihat Hafiz.
Kebaikan hati serta sikap sopannya yang membuat Kinanti jatuh cinta.
Namun Kinanti hanya memendam perasaan itu dalam hatinya.
Ia merasa sama sekali tidak pantas untuk mencintai Hafiz.
Namun mereka kini telah menjadi sahabat.
Hafiz juga yang memperkenalkan Kinanti dengan Pak Kyai dan Bu Nyai.
Kinanti akhirnya tinggal dilingkungan pesantren.

Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai cara telah mebuat Kinanti dan Hafiz semakin dekat.
Hingga akhirnya Hafiz memutuskan untuk menikahi Kinanti.
Mereka melalui kehidupan rumah tangga dalam keadaan susah maupun senang.
Karena pada awal mereka menikah, toko tempat hafiz berjualan digusur.
Hingga diusia 3 tahun pernikahan mereka, mereka memilki 6 buah toko yang berada di 4 kota yang berbeda.
Namun mereka belum juga dikarunia seorang anak.

Tak ada yang berubah dari hubungan suami-istri Hafiz dan Kinanti,,
Namun tanpa mereka duga-duga.
Ustadz Mansyur dan keluarganya mendatangi rumah Hafiz dan Kinanti.
Ia meminta Hafiz untuk menikahi Azha anaknya, yang saat itu telah lulus kuliah.
Walaupun mereka tau Hafiz telah memiliki seorang istri.

Kisah kecintaan pada Allah dan kisah cinta sesama manusia mewarnai novel ini.
Begitu juga kesetiaan dan keindahan hati teruji disini.
Saya tak sabar ingin segera menyelesaikan novel ini.
_________________________________________________
Ini beberapa kata-kata yang ada pada novel tersebut :
_________________________________________________
" Pengetahuan saya sangat minim tentang akidah, bahkan saya tidak tau apa hukumnya ngobrol berdua di kedai gorengan ini bersama akhi?"
" Lupakan lah permintaan Pak Kyai dan Bu Nyai, jika itu membebani pikiran Akhi"
" Apapun keputusan mas, percayalah bahwa saya adalah istri yang akan selalu menuruti perintah mas"
" Kamu pasti menganggap bahwa aku adalah wanita yang jahat. Wanita yang tega melukai perasaan wanita lain hanya untuk kepentingannya sendiri".
" Walaupun sudah mengatakan kata ikhlas, tapi hati kadang berkhianat".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar